Tag Archive for: HDSS Sleman

Penelitian terbaru di Kabupaten Sleman menemukan bahwa lansia dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) tinggi, terutama obesitas, memiliki risiko penurunan daya kognitif yang lebih rendah dibandingkan dengan lansia dengan berat badan normal. Penelitian tersebut menggunakan desain potong lintang yang melibatkan 143 lansia di Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia dengan obesitas memiliki risiko 40% lebih rendah mengalami penurunan daya kognitif dibandingkan dengan lansia dengan berat badan normal. read more

Proyek Women’s Health Incubator (WHInc) merupakan inisiatif yang diinisiasi oleh Monash University Malaysia, dengan tujuan utama untuk memperkuat infrastruktur dan kolaborasi dalam upaya memperluas dampak positif yang dapat dikontribusikan berbagai health and demographic surveillance system (HDSS) yang ada di Asia. Beberapa HDSS yang terlibat dalam proyek ini antara lain HDSS Sleman dari Indonesia, SEACO dari Malaysia, dan Matlab dari Bangladesh.

Proyek WHInc berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah Malaysia serta beberapa perguruan tinggi ternama, seperti International Centre for Diarrhoeal Disease ResearchBangladesh, Universitas Gadjah Mada (UGM), University of Malaya Malaysia, dan University of Cambridge (MRC Epidemiology Unit) dari Inggris. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan strategi-strategi inovatif yang mampu meningkatkan kesehatan wanita di Asia, terutama di daerah-daerah yang selama ini kurang mendapatkan perhatian. read more

Sebuah penelitian yang dilakukan di Kabupaten Sleman mengungkap berbagai faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif kepada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang terkait dengan pemberian ASI eksklusif dan dilakukan melalui studi cross-sectional menggunakan data sekunder dari HDSS Sleman Siklus 1 dan 2. Sampel penelitian terdiri dari 218 ibu dengan anak berusia 7 hingga kurang dari 24 bulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan asuransi kesehatan serta penggunaan botol susu dan empeng memiliki hubungan yang signifikan dengan pemberian ASI eksklusif. Ibu yang memiliki asuransi kesehatan cenderung 2,14 kali lebih mungkin untuk memberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan ibu yang tidak memiliki asuransi kesehatan. Selain itu, bayi yang tidak pernah menggunakan botol susu atau empeng sebelum usia 6 bulan, 5,14 kali lebih mungkin menerima ASI eksklusif dibandingkan dengan bayi yang menggunakan botol atau empeng sebelum usia tersebut. read more

Metode otopsi verbal terbukti efektif dalam mengungkap penyebab kematian di Sleman. Lebih banyak perempuan meninggal dibandingkan laki-laki selama periode 2014-2017. Mayoritas kematian terjadi pada individu berusia 65 tahun ke atas. Sebagian besar kematian disebabkan oleh faktor alami.

Kematian adalah peristiwa alamiah yang tak terhindarkan dalam kehidupan manusia. Memahami konteks dan faktor yang menyertainya memiliki signifikansi penting dalam pengambilan keputusan di bidang kesehatan dan kebijakan. Verbal autopsy (otopsi verbal) merupakan metode yang digunakan untuk menentukan penyebab kematian melalui wawancara dengan keluarga dekat atau pengasuh orang yang meninggal.  read more

Studi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, menguak fakta mengkhawatirkan: tingginya angka kekurangan gizi pada anak usia di bawah lima tahun. Temuan ini menjadi alarm bagi kita semua untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang bagi kesehatan dan tumbuh kembang. Studi ini juga membahas pentingnya pemberian makanan bergizi seimbang untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak, terlepas dari ada atau tidaknya hubungan langsung dengan praktik pemberian makan. 

Para peneliti sebelumnya telah menunjukkan bahwa praktik pemberian makan merupakan faktor utama yang memengaruhi status gizi anak usia 0-59 bulan. Pemberian makanan yang baik berperan penting dalam meningkatkan asupan gizi dan kesehatan anak secara keseluruhan. Studi terbaru yang dilakukan di Sleman, Yogyakarta, menyelidiki hubungan antara praktik pemberian makan dan status gizi pada anak usia di bawah lima tahun.  read more

Penyakit kardiovaskular, terutama penyakit jantung koroner (PJK), berkontribusi pada tingkat kematian utama dan disabilitas pada tahun-tahun kehidupan di seluruh dunia. Tahun 2023, tim pengabdian masyarakat diketuai oleh dr. Anggoro Budi Hartopo, MSc, Ph.D, SpPD-KKV, SpJP(K) dari Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular  FK-KMK UGM telah melakukan penelitian untuk menilai prediksi skor terjadinya PJK dengan hasil klasifikasi dan stratifikasi risiko pada populasi orang yang belum terkena penyakit jantung koroner. Faktor risiko yang telah diidentifikasi adalah merokok, hipertensi, diabetes mellitus, dislipidemia, obesitas, aktivitas fisik dan diet rendah serat. Deteksi dini atau skrining faktor risiko ini penting dalam upaya mendeteksi adanya faktor risiko pada masyarakat yang sehat. Tahun 2024 ini, tim melanjutkan kegiatan tersebut dalam rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat. read more

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha atau bisnis yang dilakukan oleh individu,  kelompok,  badan  usaha  kecil  maupun  rumah  tangga. Tim pengabdian masyarakat bekerjasama dengan HDSS Sleman FK-KMK UGM telah membersamai UMKM binaan HDSS Sleman, yaitu pada Kelompok Wanita Batik (KWB) Pundong II, Kabupaten Sleman sejak tahun 2021.

Pendampingan yang dilakukan dimulai dengan inisiasi kegiatan pendampingan produksi batik dengan melakukan pelatihan awal hingga tercetusnya SEKAR MELATI, sebagai branding batik produksi KWB Pundong II dan motif burung blekok sebagai motif khas Batik Sekar Melati. Kerjasama ini mendapat dukungan penuh dari Kelurahan Tirtoadi dan Dukuh Pundong II. Tahun 2024 ini, dukungan dari desa Tirtoadi diwujudkan dalam bantuan rencana pembuatan bak celup untuk meningkatkan produksi batik Sekar Melati Pundong II. read more

Berdasarkan hasil seleksi administrasi, tes tertulis dan wawancara oleh Tim Rekrutmen HDSS Sleman 2024, maka dengan ini kami mengumumkan daftar nama yang terpilih menjadi enumerator HDSS Sleman adalah sebagai berikut...

Pola makan yang baik pada anak usia di bawah dua tahun memiliki dampak besar pada pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan mereka. Namun, praktik pemberian makan yang kurang optimal masih sering ditemukan di negara-negara berkembang. Sebagai upaya pencegahan kurang optimalnya pemberian makan di Kabupaten Sleman, penelitian yang dilakukan oleh Yayuk Hartriyanti, dkk dari Universitas Gadjah Mada meneliti bagaimana faktor ibu mempengaruhi pola makan anak usia di bawah dua tahun di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. read more

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa orang yang berusia kurang dari 45 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami cedera akibat kecelakaan motor. Hasil studi ini menyoroti pentingnya pemahaman akan faktor-faktor demografi dalam kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor.

Sebuah penelitian yang menganalisis data sekunder HDSS Sleman tahun 2015 dan 2016 menemukan bahwa cedera akibat kecelakaan motor cenderung lebih tinggi pada orang-orang yang berusia kurang dari 45 tahun (69,7%). Selain itu, mayoritas korban cedera berjenis kelamin laki-laki (54,3%). read more