Health Promoting School merupakan suatu pembiasaan gaya hidup sehat sejak dini melalui rekayasa lingkungan sekolah yang mendukung. Salah satu bentuk dukungan yang dapat dilakukan dalam mewujudkan Health Promoting School salah satunya dengan menginisiasi pembentukan kader sekolah sehat. Pembentukan Kader Sekolah Sehat bertujuan untuk melakukan advokasi dan kampanye guna mendorong penerapan aktivitas fisik kepada masyarakat sekolah untuk mencegah penyakit tidak menular. Sejalan dengan program “Be Active, Be Healthy“, kader yang terpilih dapat mengembangkan kemampuan dan pengetahuannya melalui pelatihan sekolah sehat.  read more

Hingga saat ini hipertensi masih menjadi masalah utama terkait faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah yang masih banyak ditemui di Indonesia. Selain itu pengendalian hipertensi belum adekuat meskipun  sudah banyak pengobatan yang tersedia bagi masyarakat. Jumlah penderita hipertensi dengan tekanan darah tidak terkontrol terus meningkat. Obesitas di sisi lain juga merupakan salah satu faktor risiko utama dari hipertensi.

Hasil analisis situasi yang telah dilakukan di Dusun Cupuwatu I, Kalasan, Sleman, menunjukan bahwa di wilayah tersebut, prevalensi hipertensi, kegemukan dan kegemukan perut/obesitas sentral masih cukup tinggi. Dari hasil studi tersebut didapatkan bahwa obesitas sentral merupakan salah satu faktor yang berhubungan paling bermakna dengan kejadian hipertensi. Belum ada upaya  pencegahan dan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) berbasis masyarakat secara khusus, misalnya melalui kegiatan Posbindu PTM di wilayah dusun tersebut. read more

Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan obesitas (kelebihan berat badan) adalah kondisi kesehatan yang sering kali berjalan beriringan. Keduanya merupakan masalah kesehatan global yang serius dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis lainnya seperti penyakit jantung dan pembuluh darah. Prevalensi penyakit tidak menular (PTM) terkait dengan hipertensi dan obesitas sentral di wilayah Kecamatan Kalasan merupakan yang tertinggi di wilayah Kabupaten Sleman (HDSS, 2022).

Tim pengabdian Masyarakat Departemen Kedokteran Keluarga dan Komunitas FK-KMK UGM bekerjasama dengan HDSS Sleman dan Puskesmas Kalasan pada Rabu, 18 September 2024 melaksanakan Workshop Co-Development dengan Tenaga Kesehatan Puskesmas Kalasan. “Workshop ini dilakukan untuk mengembangkan program promosi kesehatan terintegrasi SERASI (Sehat Bersama Cegah dan Atasi Obesitas dan Hipertensi) bagi warga di wilayah kerja Puskesmas Kalasan, khususnya dusun Cupuwatu I”, jelas dr. Yogi Fitriadi, M.Sc selaku ketua tim pengabdian masyarakat. read more

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Hipertensi sering disebut sebagai “the silent killer”. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1%, hal ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan prevalensi Riskesdas pada tahun 2013. Menurut data HDSS Sleman tahun 2022, kecamatan Kalasan merupakan wilayah dengan penyakit hipertensi tertinggi.

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, tetapi penyakit ini dapat dicegah  dengan cara pengendalian perilaku. Hipertensi dapat dicegah dengan mengendalikan perilaku berisiko seperti merokok, diet yang tidak sehat (kurang konsumsi sayur dan buah, konsumsi garam berlebih), obesitas, kurang aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan stres. read more

Penerapan gerakan masyarakat untuk hidup sehat (Germas) diperlukan sebagai upaya untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit, termasuk pada anak usia sekolah dan komunitas sekolah pada umumnya. Penerapan gaya hidup sehat tersebut memerlukan kesadaran diri, pembiasaan dan pelibatan masyarakat sasaran. Kegiatan tersebut perlu dirancang dengan sistematis sehingga dapat memberikan hasil yang optimal dan berkesinambungan.

Semakin masifnya dukungan, partisipasi aktif, dan pelaksanaan kemitraan strategis dari berbagai pihak, maka pada tahun 2024, Kemendikbudristek mengembangkan  Kampanye Sekolah Sehat (KSS) menjadi Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dengan penambahan 2 fokus sehat  yaitu sehat jiwa dan sehat lingkungan sehingga pelaksanaan GSS menjadi berfokus pada 5 sehat yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa dan sehat lingkungan (Kemendikbudristek, 2024). Sejalan dengan program tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman mengeluarkan Surat Edaran nomor 033/KPTS/2024 tentang Gerakan Sekolah Sehat; didalamnya terdapat upaya yang bertujuan untuk meningkatkan status kesehatan sekolah dan kesehatan peserta didik. read more

Saat ini di berbagai penjuru dunia, tren kasus penyakit diabetes melitus menunjukan adanya kecenderungan peningkatan.  Penyakit Diabetes kini tidak hanya menyerang pada kaum dewasa saja, tetapi juga pada anak. Hal ini juga dibenarkan oleh Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., AIFM. dalam acara Workshop “Sekolah sebagai Ujung Tombak Pencegahan Diabetes Melitus”, Senin, 3 Juni 2024. dr Denny membenarkan bahwa di beberapa dekade terakhir, penyakit diabetes melitus tidak hanya terjadi pada orang tua, tetapi juga pada anak. read more

Penyakit tidak menular merupakan salah satu penyebab kematian utama di negara berkembang. Kondisi kelainan metabolik yang meliputi obesitas, hipertensi, beserta dengan diabetes mellitus dan kolesterol menjadi faktor resiko munculnya penyakit terkait gangguan Kardiovaskuler. Menurut data HDSS Sleman tahun 2022, prevalensi penyakit tidak menular (PTM) terkait dengan hipertensi dan obesitas sentral di wilayah Kecamatan Kalasan merupakan yang tertinggi di wilayah Kabupaten Sleman.

Dusun Cupuwatu I, Kalasan belum memiliki Posbindu PTM sebagai sarana kegiatan masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular. Oleh karena itu, Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Kedokteran Keluarga dan Komunitas bersama Departemen Ilmu Penyakit Dalam Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerjasama dengan Puskesmas Kalasan dan HDSS Sleman melaksanakan Workshop dan Sertifikasi Pelatihan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) terkait Hipertensi untuk Karang Taruna pada Jumat, 5 Juli 2024 di Dusun Cupuwatu I. read more

Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2022 hasil input dari 202 kabupaten/kota se-Indonesia menyebutkan jumlah timbunan sampah nasional mencapai angka 21,1 juta ton. Dari total produksi sampah nasional tersebut, sebanyak 34,29% (7,2 juta ton) belum terkelola dengan baik. Timbunan sampah plastik di dalam negeri diproyeksikan terus bertambah selama tahun 2017 hingga 2025 mendatang. Adapun timbunan sampah plastik pada tahun 2025 mendatang ini nantinya ditargetkan bisa dikurangi sampai 30% dan ditangani hingga 70%, menurut KLHK. read more

Penyakit kardiovaskular, terutama penyakit jantung koroner (PJK), berkontribusi pada tingkat kematian utama dan disabilitas pada tahun-tahun kehidupan di seluruh dunia. Tahun 2023, tim pengabdian masyarakat diketuai oleh dr. Anggoro Budi Hartopo, MSc, Ph.D, SpPD-KKV, SpJP(K) dari Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular  FK-KMK UGM telah melakukan penelitian untuk menilai prediksi skor terjadinya PJK dengan hasil klasifikasi dan stratifikasi risiko pada populasi orang yang belum terkena penyakit jantung koroner. Faktor risiko yang telah diidentifikasi adalah merokok, hipertensi, diabetes mellitus, dislipidemia, obesitas, aktivitas fisik dan diet rendah serat. Deteksi dini atau skrining faktor risiko ini penting dalam upaya mendeteksi adanya faktor risiko pada masyarakat yang sehat. Tahun 2024 ini, tim melanjutkan kegiatan tersebut dalam rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat. read more

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha atau bisnis yang dilakukan oleh individu,  kelompok,  badan  usaha  kecil  maupun  rumah  tangga. Tim pengabdian masyarakat bekerjasama dengan HDSS Sleman FK-KMK UGM telah membersamai UMKM binaan HDSS Sleman, yaitu pada Kelompok Wanita Batik (KWB) Pundong II, Kabupaten Sleman sejak tahun 2021.

Pendampingan yang dilakukan dimulai dengan inisiasi kegiatan pendampingan produksi batik dengan melakukan pelatihan awal hingga tercetusnya SEKAR MELATI, sebagai branding batik produksi KWB Pundong II dan motif burung blekok sebagai motif khas Batik Sekar Melati. Kerjasama ini mendapat dukungan penuh dari Kelurahan Tirtoadi dan Dukuh Pundong II. Tahun 2024 ini, dukungan dari desa Tirtoadi diwujudkan dalam bantuan rencana pembuatan bak celup untuk meningkatkan produksi batik Sekar Melati Pundong II. read more