Tag Archive for: HDSS Sleman

Di banyak ruang praktik dan rumah warga di Sleman, petugas kesehatan dan enumerator survei sering menghadapi situasi yang sama. Tinggi badan perlu dicatat, tetapi stadiometer tidak tersedia, ruang terlalu sempit, atau responden tidak bisa berdiri tegak karena sakit, kelelahan, obesitas, atau usia lanjut. Padahal, tinggi badan dibutuhkan untuk berbagai perhitungan dasar seperti status gizi dan pemantauan risiko kesehatan. 

Kesenjangan antara standar pengukuran dan realitas lapangan inilah yang mendorong tim Health and Demographic Surveillance System bersama FKKMK UGM menyusun rumus lokal untuk memperkirakan tinggi badan orang dewasa, termasuk kelompok usia lanjut, hanya dari panjang tulang ulna, usia, dan jenis kelamin.  read more

Kecelakaan sepeda motor merupakan tantangan besar dalam kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama berdampak pada kelompok usia muda di bawah 45 tahun. Sebuah studi menarik yang dianalisis oleh Mariana dan Dewi (2018) menggunakan data HDSS tahun 2015 dan 2016 di Sleman, Yogyakarta, mencoba memahami pola kejadian kecelakaan lalu lintas berdasarkan kelompok usia. Penelitian ini menunjukkan bahwa individu di bawah usia 45 tahun cenderung memiliki mobilitas tinggi dan lebih memilih sepeda motor sebagai moda transportasi utama. Akibatnya, kelompok ini lebih sering mengalami cedera serius dibandingkan dengan mereka yang berusia 45 tahun ke atas. read more

Health and Demographic Surveillance System (HDSS) Sleman Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan telah bekerja sama dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sleman untuk menyelenggarakan diseminasi hasil HDSS Sleman kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sleman. Kegiatan berlangsung pada Senin, 15 Maret 2021 jam 09.00 – 11.00 di Aula Pangripta Kantor Bappeda Kabupaten Sleman, Jalan Parasamya, Beran, Tridadi, Sleman, DI Yogyakarta.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bappeda Sleman yang diwakili oleh Ibu Yuni Hastuti, S.IP, Kepala Sub Bidang Kesejahteraan dan Sosial Bappeda Sleman. Diseminasi hasil HDSS Sleman disampaikan oleh dr. Ifta Choiriyyah, MSPH., Ph.D selaku ketua dan peneliti HDSS Sleman FK-KMK UGM. Kegiatan diseminasi hasil merupakan kegiatan rutin HDSS Sleman dan Bappeda Sleman untuk mempresentasikan hasil penelitian HDSS Sleman untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah. read more

Health and Demographic Surveillance System (HDSS) Sleman Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM melakukan audiensi kegiatan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sleman. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 15 Maret 2021 pukul 08.00-09.00 di Ruang Kepala Bappeda Kabupaten Sleman.

Audiensi dibuka dengan perkenalan dan tujuan audiensi oleh dr. Eggi Arguni, M.Sc., Ph.D., Sp.A sebagai wakil ketua dan peneliti HDSS Sleman FK-KMK UGM. Beliau memaparkan bahwasanya HDSS Sleman berencana melakukan tiga penelitian di tahun 2021. Penelitian yang direncanakan yakni serokonversi Covid-19, monitoring durasi dan proteksi vaksin Covid-19, dan pengambilan data siklus utama HDSS Sleman. Kegiatan tersebut diharapkan dapat mengumpulkan data yang berkualitas khususnya mengenai Covid-19 di masyarakat. Data – data yang ada diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam pembuatan kebijakan di wilayah Kabupaten Sleman. read more