Penyakit jantung koroner (PJK) menjadi momok kesehatan masyarakat Indonesia, bahkan menempati posisi teratas sebagai penyebab kematian. Untungnya, risiko PJK ini bisa dikurangi dengan perubahan gaya hidup. Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Cardiovascular Prevention and Pharmacotherapy menguak faktor-faktor gaya hidup yang berperan besar dalam meningkatkan risiko PJK pada masyarakat Indonesia.

Penelitian yang dipimpin oleh para peneliti dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, membandingkan kebiasaan hidup para pasien PJK dengan orang sehat dari populasi yang sama. Ditemukan beberapa faktor gaya hidup ternyata memiliki keterkaitan kuat dengan peningkatan risiko PJK. read more

Air susu ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi, mengandung segudang nutrisi penting. Namun, banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama bagi ibu bekerja. Pemberian ASI eksklusif merupakan bagian dari SDG Goal 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang bertujuan untuk memastikan kesehatan dan kesejahteraan bagi semua orang di segala usia. Studi ini meneliti hubungan antara status pekerjaan ibu dan status pemberian ASI Eksklusif menggunakan data sekunder dari HDSS Sleman. read more

Pernah kepalang tanggung buru-buru di jalanan yang padat, menghindari motor dan menerobos keramaian? Tak sengaja salah langkah, dan bam! Anda sudah terkapar di trotoar. Beda cerita dengan adegan Anda sedang bertani di sawah yang damai, tiba-tiba heningnya pecah oleh suara Anda terjatuh dari tangga. Kedua situasi ini sama-sama apes, tapi sebuah penelitian menarik mengungkapkan perbedaan mengejutkan dalam risiko cedera antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Sleman.

 

Sama-sama Cedera, tapi Beda Cerita read more

Kabupaten Sleman yang merupakan jantung Provinsi Yogyakarta identik dengan penduduknya yang berumur panjang namun bergulat dengan bayang-bayang penyakit tidak menular (PTM). Diantara berbagai faktor yang berkontribusi pada paradoks ini, sorotan tajam mengarah pada pada peranan diet atau konsumsi makanan. 

Menelusuri jalinan rumit pengaruh sosial, sebuah studi memulai pencarian untuk mengurai determinan sosiodemografi yang membentuk kebiasaan makan dalam masyarakat, selaras dengan misi utama Sustainable Development Goals (SDGs) SDG Tujuan 3: Memastikan kehidupan sehat dan mendorong kesejahteraan untuk semua di segala usia. read more

Stroke, penyebab utama kematian dan disabilitas di seluruh dunia, terus-menerus menjadi tantangan kesehatan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, para peneliti telah menggali lebih dalam untuk mengungkap prevalensi dan faktor risiko yang terkait dengan kondisi yang melemahkan ini. Temuan mereka menawarkan wawasan penting yang dapat membuka jalan bagi intervensi yang efektif dan meningkatkan kesejahteraan individu. sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Goals 3: Menjamin kehidupan sehat dan mendorong kesejahteraan untuk semua usia. read more

Di dunia nutrisi anak, informasi tentang apa yang dimakan anak-anak sangat penting untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan mereka. Tetapi bagaimana kita bisa secara akurat mengukur asupan makronutrien pada anak di bawah usia lima tahun, mengingat tantangan biaya, keandalan, dan beragamnya jenis makanan regional? Sebuah studi telah menghasilkan alat ukur asupan gizi yang andal: Sleman Under Five Children SQ-FFQ (SUFS). Penelitian ini merupakan penelitian tersarang di HDSS Sleman yang dipimpin oleh Ibu Yayuk Hartriyanti, S.KM., M.Kes. read more

Source: image by Freepik

Interning abroad involves various new and exciting challenges. For Anna, a young intern from Sweden, her time in Indonesia, specifically in Yogyakarta, or better known as Jogja, offered more than just professional growth; it presented an interesting challenge – the struggle to find, order and buy healthy food, especially from restaurants.  Anna’s story highlights the importance of a balanced diet and how it impacts overall well-being, regardless of one’s geographical location.

Indonesia, with its rich culinary diversity, presents a paradoxical food landscape where abundance coexists with nutritional challenges that resonates with Sustainable Development Goals 2 and 3. Anna’s struggle highlights the critical need for access to nutritious food, a core aspect of SDG 2, which aims to end hunger and promote sustainable agriculture. Simultaneously, it reflects SDG 3’s emphasis on ensuring healthy lives and promoting well-being, as proper nourishment is integral to maintaining good health and vitality. This situation in Indonesia mirrors a global concern where dietary habits are influenced by the availability and affordability of food, impacting both physical and mental health outcomes. Anna’s experience serves as a microcosm of the ongoing efforts to achieve food security and improved nutrition, advocating for a systemic approach to address these intertwined goals. read more

Source: image by Freepik

Anis moved from the rural areas to the urban areas of Yogyakarta. He is thinking about his move while stuck in traffic, and hearing construction work, music and cars beeping in the background. Anis has faced challenging experiences that have left him stressed. Exhausted? Nervous? He is unsure, but it is just getting worse, and he is losing his energy. Could his relocation from a rural area to an urban area impact his feelings? Is urbanisation getting to him? Anis is uncertain and needs help. Let’s explore Anis’ experience with urbanisation! read more

Sebagai unit yang telah menjalankan program kegiatan penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat selama 9 tahun, HDSS Sleman rutin melakukan pertemuan manajemen agar HDSS Sleman dapat menjalankan program kegiatan yang tidak hanya bermanfaat tetapi juga berkelanjutan. Pengelola HDSS Sleman berkumpul untuk merumuskan arah dan target capaian untuk tahun 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kegiatan yang akan datang dan menyelaraskannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kegiatan utama HDSS Sleman tahun 2024 ini berfokus pada penyelesaian pengumpulan data siklus 9, pengumpulan data autopsi verbal, pengabdian masyarakat, dan persiapan pengumpulan data siklus 10 tahun 2025. Mayoritas kegiatan utama HDSS Sleman berupa pengumpulan data kesehatan dan demografi berkelanjutan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) nomor 3 tentang Kesehatan dan Kesejahteraan. read more

Kegiatan HDSS Sleman yang berkelanjutan sejak tahun 2015 dalam memantau tren kesehatan demografi di Kabupaten Sleman juga berkomitmen untuk mempromosikan kesehatan bagi warga Kabupaten Sleman hingga kini. Dalam upaya mendukung kegiatan promosi kesehatan, HDSS Sleman mengadakan rapat koordinasi untuk merencanakan edukasi kesehatan melalui platform media sosial HDSS Sleman. Tujuan rapat ini tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu kesehatan lokal, tetapi juga untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). read more