Sebanyak 24 siswa SMP N 5 Depok yang terpilih sebagai kader kesehatan telah dilantik oleh Ibu Dra. Caecilia Winarti, M.Pd, selaku Kepala Sekolah SMP N 5 Depok. Sebelumnya, kader kesehatan ini sudah mendapat pelatihan dasar tentang sekolah sehat, perilaku hidup bersih dan sehat, dan aktivitas fisik sejak dini di usia sekolah untuk mendukung kesehatan. Sejalan dengan program “Be Active, Be Healthy“, tema yang diusung oleh tim pengabdian masyarakat, harapannya kader yang telah dilantik dapat menerapkan program kesehatan untuk mendukung sekolah sehat.  read more

Salah satu upaya dalam menerapkan gaya hidup sehat dalam program health promoting school dapat dilakukan dengan menginisiasi program kader sekolah sehat. Pembentukan Kader Sekolah Sehat bertujuan untuk melakukan advokasi dan kampanye guna mendorong penerapan aktivitas fisik kepada masyarakat sekolah untuk mencegah penyakit tidak menular. Sejalan dengan program “Be Active, Be Healthy“, kader yang terpilih dapat mengembangkan kemampuan dan pengetahuannya terutama dalam kesehatan melalui pelatihan sekolah sehat dan menyebarkannya ke teman-teman dan lingkungan sekolah. Harapannya, hal ini dapat menjadi strategi yang tepat untuk membiasakan aktivitas fisik sejak dini di sekolah, dimulai di SMP N 5 Depok. read more

Penerapan hidup sehat diperlukan sebagai upaya untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit, termasuk pada anak usia sekolah dan komunitas sekolah pada umumnya. Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), utamanya Diabetes Mellitus (DM) perlu dilakukan dengan pembiasaan gaya hidup sehat sejak dini. Pencegahan DM melalui aktivitas fisik dan pola makan yang sehat merupakan strategi yang efektif.

Aktivitas fisik memainkan peran penting dalam pengembangan holistik siswa di sekolah diantaranya memberikan manfaat bagi kesehatan fisik, kesejahteraan mental, dan prestasi akademik. Sekolah, sebagai kunci dalam membentuk pikiran-pikiran muda, memiliki peran penting dalam mempromosikan aktivitas fisik. read more

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada pelaksanaan praktik membatik menjadi penting, karena pada pelaksanaannya berhubungan langsung dengan bahan-bahan kimia serta panas yang ditimbulkan dari lilin batik, dan juga menempatkan posisi kerja para pembatik pada posisi ergonomis yang kurang menguntungkan apabila dilakukan dengan posisi kerja yang tidak tepat. Hal ini juga dibenarkan oleh Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes. dalam sambutannya dalam acara “Penyuluhan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pembatik” pada hari Kamis, 13 Juli 2023 yang dilaksanakan di Ketingan Resto & Coffe, Tirtoadi, Mlati, Sleman. read more

Kesehatan reproduksi pada wanita tidak terlepas pada kesehatan organ intim. Kesehatan Reproduksi  merupakan suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial secara utuh, yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan, dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, serta fungsi dan prosesnya. Menjaga kesehatan organ reproduksi berawal dari menjaga kebersihan diri, termasuk kebersihan vagina yang bertujuan agar vagina tetap bersih, normal,  sehat dan terhindar dari kemungkinan muncul adanya penyakit. read more

Indonesia tengah menghadapi tantangan dalam kesehatan, salah satunya terkait dengan Penyakit Tidak Menular (PTM). Angka PTM sejak tahun 2010 terus meningkat. Adanya perubahan pola asuh, pola gerak, dan pola makan diikuti dengan gaya hidup sedentary lifestyle memicu timbulnya penyakit PTM seperti Hipertensi, Diabetes Mellitus, Obesitas, Kanker, Jantung dan kolesterol. Penyakit ini kini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak.

Tim pengabdian masyarakat HDSS Sleman bekerjasama dengan Puskesmas Godean 2 dan Kader Kesehatan Rewulu Kulon telah mengadakan pemeriksaan kesehatan balita dan lansia pada hari Rabu, 14 Juni 2023 di Padukuhan Rewulu kulon, Sidokerto, Godean, Sleman. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pada balita dan lansia berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, ditambah dengan pemeriksaan gula darah pada lansia. read more

Pada tanggal 8 dan 9 Mei 2023, tim pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Ibu Yayuk Hartriyanti, SKM, M.Kes bekerjasama dengan HDSS Sleman telah melakukan pelatihan kader kesehatan Pos UKK di Puskesmas Seyegan. Peningkatan derajat kesehatan dengan cara mengadakan pelatihan kader, pemeriksaan kesehatan, serta penyuluhan kesehatan kerja khususnya gizi kerja dan tata kelola stres diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja dalam kehidupan sehari-hari para pekerja informal. Selain itu, adanya kader kesehatan yang sudah terlatih di setiap kelompok pekerja diharapkan mampu mempertahankan keberlanjutan program dengan terciptanya kemandirian untuk melaksanakan skrining pemeriksaan kesehatan rutin tanpa bergantung pada tenaga kesehatan. read more

Kesehatan kerja merupakan salah satu faktor penentu produktivitas kerja yang sangat penting. (Nasron & Bodroastuti, 2012). Salah satu golongan yang sangat rentan terpapar risiko penyebab gangguan kesehatan saat bekerja adalah pekerja sektor informal. Selain memiliki beban dan waktu kerja berlebihan serta upah yang diterima di bawah standar, pekerja sektor informal juga memiliki kesadaran keamanan dan keselamatan kerja yang masih kurang (Kemenkes RI, 2016).

Kapanewon Seyegan merupakan salah satu wilayah binaan Health and Demographic Surveillance System (HDSS) Sleman. Berdasarkan hasil skrining yang dilakukan oleh Puskesmas Seyegan, terdapat tiga pos UKK yang memiliki risiko tinggi untuk mengalami Penyakit Tidak Menular (PTM) yaitu Pos UKK Batik Kencana, Pos UKK Pasar Ngino, dan Pos UKK Genteng Klaci. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan kader kesehatan dan pelatihan pemeriksaan kesehatan mandiri pada pekerja sektor informal. read more

Berdasarkan data Badan pusat Statistik tahun 2017, saat ini Indonesia mengalami transisi demografi secara dramatis yang berupa peledakan jumlah penduduk lansia. Menurut hasil proyeksi Sensus Penduduk 2010, persentasi lansia di Indonesia tahun 2035 akan mencapai 15%.Provinsi dengan jumlah lansia terbanyak di Indonesia tahun 2017 adalah Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu 13.90% dengan proporsi lansia muda (60-69 tahun) adalah 7.66%, lansia madya (70-79 tahun) sebanyak 4.30%, lansia tua (>80 tahun) adalah 1.93% (BPS, 2017). read more

Program kelas ibu hamil di Kelurahan Sendangmulyo sudah dilaksanakan, namun motivasi ibu hamil untuk mengikuti program ini masih kurang. Dari total ibu hamil yang ada di wilayah Kelurahan Sendangmulyo hanya sekitar 50% ibu hamil yang datang untuk mengikuti kelas ibu hamil. Beberapa alasan seperti tidak ada yang mengantar, sibuk dengan pekerjaan rumah tangga, sedang bekerja, lupa, dan malas menjadikan ibu hamil tidak datang mengikuti kelas ibu hamil. Aktivitas dan pekerjaan yang umum dilakukan ibu hamil di Kelurahan Sendangmulyo adalah menjadi ibu rumah tangga. Selain kegiatan tersebut, belum ada kegiatan olahraga khusus yang rutin dilakukan oleh ibu hamil.Dengan adanya permasalahan tersebut, maka diperlukan adanya inovasi program dalam kelas ibu hamil di Kelurahan Sendangmulyo. read more